Hujan deras, banjir hingga longsor landa Tangerang Selatan

Uncategorized25 Dilihat

BANTENRAYANEWS: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menyebutkan hujan dengan intensitas tinggi sejak Senin (7/7) mengakibatkan bencana banjir hingga longsor pada beberapa lokasi di wilayahnya tersebut.

Sedikitnya ratusan keluarga dan kendaraan terjebak banjir akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang Raya, Banten.

“Terdata 10 titik ruas jalan dan kawasan pemukiman terendam dan satu wilayah terjadi longsor,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Tangsel Essa Nugraha di Tangerang, Selasa.

Ia menyebut bencana alam tersebut dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tangsel sejak siang hingga petang kemarin (7/7), sehingga sejumlah kawasan pemukiman dan ruas jalan di Tangsel terendam banjir.

Selain itu, lanjutnya, musibah longsor terjadi pada turap atau tembok penahan tanah di area perumahan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus. “16 kepala keluarga terdampak akibat tembok turap yang mengalami longsor,” ucapnya.

Sementara untuk banjir, kata dia, saat ini terpantau di lokasi-lokasi langganan bencana seperti di Jalan Raya Serua Indah mengarah ke Eyang Agung.

“Banjir di depan kios Bakso Titoti di Jalan Raya Serua Indah, selain intensitas hujan tinggi juga karena meluapnya Kali Serua. Sementara ketinggian mencapai 30 cm,” katanya.

Ia mengungkapkan luapan Kali Serua juga turut merendam Perumahan Bintaro Indah RW 22 di Kelurahan Jombang, Ciputat. “Saat ini ketinggian air di Perum Bintaro Indah antara 35 cm-110 cm, dengan 200 KK terdampak,” tuturnya. Dilansir antaranews.

Sedangkan untuk wilayah Ciputat, lanjut dia, genangan dan banjir juga merendam rumah-rumah warga di Perum Bukit Nusa indah dengan ketinggian air antara 10-40 centimeter.

“Warga terdampak 180 KK. Banjir di Perum Bukit Nusa Indah karena intensitas hujan disertai meluapnya aliran kali dan saluran drainase got mampet,” ungkapnya.

Selain lokasi-lokasi yang menjadi langganan banjir itu, lanjut dia, titik banjir di wilayah Ciputat juga terjadi di Jalan Alfurqon, RT004/07 dengan ketinggian air 40 centimeter.

Sedangkan Komplek Bea Cukai Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, ketinggian air mencapai 45 cm dan kampung Empang Sari tepatnya di RT 004/07 ketinggian air antara 50 sampai 90 cm. (RED)